Senin, 07 Maret 2016

artikel

Edit Posted by with No comments


URGENSI SELEKSI TENAGA KERJA TERHADAP PENINGKATAN MUTU MSDM
ABSTRAK
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah proses pengendalian berdasarkan fungsi manajemen terhadap daya yang bersumber dari manusia.
Manajemen Sumber Daya Manusia ( MSDM ) adalah kebijakan dan praktek menentukan aspek”manusia” atau sumber daya manusia dalam posisi manajemen, termasuk merekrut, menyaring, melatih, memberi penghargaan dan penilaian.
Tujuan manajemen sumber daya manusia secara umum adalah untuk memastikan bahwa organisasi mampu mencapai keberhasilan melalui orang.
Peran serta sumber daya manusia dalam pembangunan bukan saja hanya aktif melainkan kesadaran yang dimilikinya tanpa dikendalikan sudah aktif, artinya bukan karena dipaksa, dan itulah yang sebenarnya hakikat peran serta sumber daya manusia dalam pembangunan yang diharapkan.
Perencanaan sumber daya manusia tidak bisa dipercayakan hanya kepada tenaga-tenaga profesional yang menangani masalah-masalah kepegawaian saja, melainkan harus melibatkan para manajer yang memimpin satuan-satuan kerja yang menyelenggarakan fungsi utama.
Oleh sebab itu, Seleksi tenaga kerja adalah suatu proses menemukan tenaga kerja yang tepat dari sekian banyak kandidat atau calon yang ada. Selain itu dengan adanya seleksi maka mutu kinerja pegawai pun lebih baik dan berkembang.

Kata Kunci: MSDM, Sumber daya manusia, seleksi tenaga kerja, dan mutu.
ABSTRACT

Human Resource Management is the process control based on the power management function that comes from humans.
Human Resource Management (HRM) is the policy and practice of determining aspects of the "human" or human resource management positions, including recruiting, filter, train, reward and appraisal.
The purpose of human resource management in general is to ensure that the organization is able to achieve success through people.
As well as the role of human resources in development were not only active but without the awareness of its own active-controlled, meaning that instead of being forced, and that the actual nature of the role of human resources in the expected development.
Human resource planning can not be entrusted only to professionals who deal with staffing issues alone, but must involve the managers who lead those units which organizes the main function.
Therefore, labor Selection is a process of finding the right employment of the many existing candidate or candidates. In addition to the selection of the quality of employee performance even better and develop.

Keywords: HRM, human resources, workforce selection, and quality.

Pendahuluan
Pada saat ini pentingnya peranan manajemen sumber daya manusia tercermin dari kebijaksanaan perusahaan untuk mengatur sumber daya manusianya. Sehingga dapat berperan besar dalam bekerja sama dan mendukung strategi perusahaan.
Menurut A.F. Stoner
manajemen sumber daya manusia adalah suatu prosedur yang berkelanjutan yang bertujuan untuk memasok suatu organisasi atau perusahaan dengan orang-orang yang tepat untuk ditempatkan pada posisi dan jabatan yang tepat pada saat organisasi memerlukannya.
Mary Parker Follett
Manajemen Sumber Daya Manusia adalah suatu seni untuk mencapai tujuan-tujuan organisasi melalui pengaturan orang-oranglain untuk melaksanakan berbagai pekerjaan yang diperlukan, atau dengan kata lain tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan itu sendiri.
Edwin B. Flippo
ManajemenSumberDayaManusiaadalahperencanaan, pengorganisasian, pengarahandanpengawasankegiatan-kegiatanpengadaan, pengembangan, pemberiankompensasi, pengintegrasian, pemeliharaandanpelepasansumberdayamanusiaagar tercapaiberbagaitujuanindividu, organisasidanmasyarakat
Proses untuk mendapatkan, menyeleksi, dan menempatkan tenaga kerja telah menempati peran yang terpenting bagi perusahaan. Faktor manusia pada kenyataannya tidak dapat disangkal lagi dan telah disadari merupakan faktor penentu bila dibanding dengan segala alat pelengkap seperti uang, mesin dan sebagainya didalam usaha-usaha perusahaan untuk mencapai tujuan. Oleh karena itu,tenaga kerja yang cakap adalah salah satu faktor penting bagi negara-negara yang sedang berkembang dan kurangnya tenaga-tenaga yang cakap akan menghambat perkembangan tersebut.
Setiap bentuk organisasi atau perusahaan apapun bentuknya akan membutuhkan orang-orang dalam melaksanakan setiap fungsi kegiatan yang ada didalam suatu organisasi atau perusahaan tersebut. Didalam organisasi perusahaan, kebutuhan akan orang-orang sangatlah penting karena menyangkut masalah maju mundurnya perusahaan.
Oleh sebab itu, seleksi tenaga kerja diperlukan untuk melanjutkan tujuan organisasi seperti kelangsungan hidup, pertumbuhan atau keuntungan. Seleksi tenga kerja dimaksudkan untuk memilih tenaga kerja cakap yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi di masa sekarang dan  yang akan datang. Seleksi tenaga kerja juga memberikan sarana untuk mencapai tujuan manajemen sumber daya manusia yang ditentukan dalam perencanaan sumber daya manusia.
Oleh karena itu, semua kebutuhan tenaga kerja harus diketahui secara dini oleh pemimpin perusahaan, sehingga seleksi tenaga kerja mampu menyediakan kebutuhan tenaga kerja terhadap lowongan-lowongan jabatan yang disebabkan oleh perpindahan, adanya jabatan-jabatan baru dan jabatan-jabatan yang kosong. Proses seleksi dilaksanakan dengan mencari calon karyawan yang memiliki kemampuan intelejensia yang tinggi, dan tekad yang kuat dalam melaksanakan pekerjaan. Upaya-upaya peningkatan keterampilan dan kemampuan karyawan dilakukan oleh perusahaan melalui pengembangan dan pelatihan kerja, guna menciptakan karyawan yang memiliki etos kerja serta prestasi kerja  yang tinggi.
dimana pada saat ini seluruh produk dipasarkan ke kota-kota di Indonesia dan perusahaan ini termasuk dalam perusahaan yang cukup besar yang membutuhkan keahlian sumber daya manusia yang tinggi serta berkualitas, dimana hal tersebut harus diatasi oleh tenaga kerja yang tingkat kemampuannya tinggi atau kreatif dalam menjalankan perusahaan. Untuk itu perusahaan membutuhkan tenaga kerja dan sumber daya manusia yang tangguh dan berkualitas, karena hal tersebut merupakan faktor penting bagi perusahaan dalam menerapkan strateginya guna mencapai tujuan perusahaan.
Pada akhirnya, strategi seleksi yang turut mempertimbangkan kecocokan antara individu dengan perusahaan, disamping faktor pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan yang dimiliki oleh calon karyawan  akan memberikan hasil yang positif bagi perusahaan. Semakin efektif proses seleksi, semakin besar kemungkinan untuk mendapatkan pegawai yang tepat bagi perusahaan. Selain itu, seleksi yang efektif akan berpengaruh langsung pada prestasi kerja karyawan dan kinerja finansial perusahaan. Dengan demikian maka pengembangan dan perencanaan system seleksi merupakan hal penting untuk dilaksanakan setiap perusahaan  supaya proses yang berlangsung cukup lama dan memakan biaya tersebut tidak sia-sia
PERMASALAHAN  
Menghadapi era globalisasi ini banyak orang yang meramalkan apa yang akan terjadi di masa yang akan datang, dimana pada masa mendatang akan membawa tantangan dan  kesulitan-kesulitan yang harus dihadapi oleh masyarakat dan negara yang sedang membangun ini. Walaupun masa mendatang membawa tantangan dan kesulitan, suatu perusahaan tetap dituntut untuk efektif dalam pengelolaan perusahaannya, karena bila tidak demikian perusahaan itu tidak dapat bersaing dengan perusahaan lain atau tidak dapat mengikuti perubahan yang terjadi. Untuk menghadapi tantangan dan kesulitan tersebut maka aset perusahaan yang paling berharga adalah sumber daya manusianya. Sumber daya manusia ini berharga, bukan saja untuk tujuan perkembangan ekonomi, tetapi untuk segala aspek perkembangan kehidupan.
Permasalahan dalam Pelaksanaan Manajemen Sumber Daya Manusia di Kabupaten Bangli Provinsi Bali
Hasil studi banding yang dilaksanakan oleh mahasiswa Program Magister Ilmu Administrasi Fakultas Pascasarjana Universitas Pasundan Bandung ke Kabupaten Bangli-Provinsi Bali,  ditemukan bahwa secara umum pelaksanaan manajemen sumber daya manusia belum berjalan sesuai dengan yang diharapkan, dilihat dari berbagai aspek yang bersangkut- paut dengan konsep manajemen sumber daya manusia yang baik. Masalah-masalah dan hambatan yang dialami oleh pemerintah kabupaten Bangli adalah berupa hal yang secara umum ditemukan hampir di seluruh pemerintahan daerah/organisasi birokrasi di Indonesia, yaitu terutama dalam aspek rekrutmen pegawai, masih terjadi nepotisme, like and dislike, penempatan orang tidak pada tempatnya/tidak sesuai dengan keahlian, belum menggunakan merrit system, dalam hal perencanaan sumber daya manusia cenderung apa adanya, karena keterbatasan sumber tenaga kerja yang handal dan seleksi tenaga kerja , sehingga apa yang diuraikan di atas mengenai konsep manajemen sumber daya manusia belum seluruhnya dilaksanakan. Berbagai hal ditemukan yang berkaitan dengan hambatan dalam pelaksanaan manajemen sumber daya manusia dan salah satunya yang sangat krusial adalah kemampuan para manajer dalam memahami konsep tentang MSDM masih lemah.
PEMBAHASAN
Departemen Sumber Daya Manusia Memiliki Peran, Fungsi, Tugas dan Tanggung Jawab :
1. Melakukan persiapan dan seleksi tenaga kerja / Preparation and selection
a. Persiapan
Ada dua faktor yang perlu diperhatikan dalam melakukan persiapan, yaitu faktor internal seperti jumlah kebutuhan karyawan baru, struktur organisasi, departemen yang ada, dan lain-lain. Faktor eksternal seperti hukum ketenagakerjaan, kondisi pasa tenaga kerja, dan lain sebagainya.
b. Rekrutmen tenaga kerja / Recruitment
Rekrutmen adalah suatu proses untuk mencari calon atau kandidat pegawai, karyawan, buruh, manajer, atau tenaga kerja baru untuk memenuhi kebutuhan sdm oraganisasi atau perusahaan. Dalam tahapan ini diperluka analisis jabatan yang ada untuk membuat deskripsi pekerjaan / job description dan juga spesifikasi pekerjaan / job specification.
c. Seleksi tenaga kerja / Selection
Seleksi tenaga kerja adalah suatu proses menemukan tenaga kerja yang tepat dari sekian banyak kandidat atau calon yang ada. Tahap awal yang perlu dilakukan setelah menerima berkas lamaran adalah melihat daftar riwayat hidup / cv / curriculum vittae milik pelamar. Kemudian dari cv pelamar dilakukan penyortiran antara pelamar yang akan dipanggil dengan yang gagal memenuhi standar suatu pekerjaan. Lalu berikutnya adalah memanggil kandidat terpilih untuk dilakukan ujian test tertulis, wawancara kerja / interview dan proses seleksi lainnya.
2. Pengembangan dan evaluasi karyawan / Development and evaluation
Tenaga kerja yang bekerja pada organisasi atau perusahaan harus menguasai pekerjaan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya. Untuk itu diperlukan suatu pembekalan agar tenaga kerja yang ada dapat lebih menguasai dan ahli di bidangnya masing-masing serta meningkatkan kinerja yang ada. Dengan begitu proses pengembangan dan evaluasi karyawan menjadi sangat penting mulai dari karyawan pada tingkat rendah maupun yang tinggi.
3. Memberikan kompensasi dan proteksi pada pegawai / Compensation and protection
kompensasi adalah imbalan atas kontribusi kerja pegawai secara teratur dari organisasi atau perusahaan. Kompensasi yang tepat sangat penting dan disesuaikan dengan kondisi pasar tenaga kerja yang ada pada lingkungan eksternal. Kompensasi yang tidak sesuai dengan kondisi yang ada dapat menyebabkan masalah ketenaga kerjaan di kemudian hari atau pun dapat menimbulkan kerugian pada organisasi atau perusahaan. Proteksi juga perlu diberikan kepada pekerja agar dapat melaksanakan pekerjaannya dengan tenang sehingga kinerja dan kontribusi perkerja tersebut dapat tetap maksimal dari waktu ke waktu.
 Faktor Yang Harus Diperhatikan dalam Seleksi
1.   Penawaran tenaga kerja
2. Etika
3. Internal organisasi
4. Kesamaan Kesempatan
 3.   Langkah-langkah dalam Proses Seleksi
  1. Terima surat lamaran
  2. Ujian
  3. Wawancara
  4. Chee latar belakang dan surat referensi
  5. Evaluasi kesehatan
  6. Wawancara kedua dengan atasan langsung
  7. Keputusan atas lamaran
 Proses seleksi
  1. Test Psiko/kepribadian
  2. Test pengetahuan
  3. Test pelaksanaan pekerjaan.
4.      Dasar Kebijakan
Pada umumnya untuk penarikan dan seleksi ini, organisasi bergabung sebagai employment function dan depertemen personalia. Suatu analisis pekerjaan, perencanaan SDM dan perbaikan dilakukan untuk keperluan membantu seleksi personalia. Dengan demikian, pelaksanaan proses seleksi harus dilaksanakan dengan cara sebaik-baiknya dan sesuai rencana. Hal ini tidak lain merupakan dasar kebijaksanaan yang harus kita pegang dalam proses seleksi.
 5.         Pendekatan dalam Proses Seleksi
Dalam proses seleksi ada dua pendekatan diantaranya:
a.   Pendekatan succesive hurdles
sebagian besar proses seleksi yang berjalan sampai saat ini berdasarkan konsep succesive hurdles. Itu berarti bahwa untuk berhasilnya pelamar tenaga kerja diterima dalam suatu organisasi, mereka harus lulus dari berbagai persyaratan yang telah ditentukan secara bertahap. Mulai dari mengisi blanko lamaran, tes-tes, wawancara, mengecek seluruh latar belakang pribadi pelamar, dan pemeriksaan medis maupun pemeriksaan relevant lainnya, dll.
b.   Pendekatan compensantory
pendekatan yang lain, yang rupanya kurang biasa dipergunakan, didasarkan pada beranggapan bahwa kekurangan pada satu faktor disatu pihak sebenarnya dapat “ditutupi” oleh faktor seleksi lainnya yang cukup baik dipihak lain.
 6.         Kualifikasi yang Menjadi Dasar Seleksi
Beberapa kualifikasi berikut ini menjadi dasar dalam proses seleksi..
 a. Keahlian
Penggolongan keahlian dapat dikemukakan sebagai berikut:
  1. Technical skill,
  2. Human skill,
  3. Conceptual skill,
b. Pengalaman
c. Usia
d.   Jenis kelamin
e. Pendidikan
f. Kondisi fisik
g. Tampang
h.  Bakat
i. Temperamen
J. Karakter
7.Teknik Seleksi
a. Teknik seleksi menggunakan interview
Interview atau wawancara lazim digunakan dalam proses  seleksi calon pegawai atau karyawan. Interview atau wawancara bagaimana pun juga memiliki kelemahan, antara lain menurut Drs.Manullang adalah sebagai berikut.
  1. Subyektivitas pewawancara,
  2. Cara mengajukan pertanyaan,
  3. Pengaruh halo.
 b.   Teknik seleksi menggunakan assessment center
Program assessment center yang didasarkan pada pendekatan multiple merupakan pendekatan yang fleksibel, dalam arti bias diterapkan pada beberapa organisasi tergantung pada kebutuhannya.


KESIMPULAN DAN SARAN
4.1       KESIMPULAN
Seleksi maksudnya pemilihan tenaga kerja yang sudah tersedia. Seleksi pada dasarnya bertujuan untuk mendapatkan tenaga kerja yang memenuhi syarat dan memiliki kualifikasi yang sesuai dengan deskrifsi pekerjaan yang ada atau sesuai dengan kebutuhan organisasi/perusahaan.Beberapa kualifikasi berikut ini menjadi dasar dalam proses seleksi, yaitu Keahlian, Pengalaman, Usia, Jenis kelamin, Pendidikan, Kondisi fisik, Tampang, Bakat, Temperamen, dan Karakter.Ada dua cara dalam teknik seleksi, yaitu:
a.   Teknik seleksi menggunakan interview,
b.   Teknik seleksi menggunakan assessment center.
B.        SARAN
Dengan ingin meningkatan suatu perusahaan dan MSDM itu sendiri perlu adanya seleksi tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan,keahlian,karakter,serta kemampuaan yang dimiliki. Agar mutu MSDM tersebut pun memiliki peningkatan di era globalisasi sekarang ini. 

DAFTAR PUSTAKA



Minggu, 04 Oktober 2015

SK BAB I

Edit Posted by with No comments


Judul : Analisa Kualitas Pelayanan Dengan Metode Servqual Untuk Meningkatkan Kepuasan               Konsumen di PT. NGK Ceramics Indonesia
Nama :Tumin
Nim    : 41606110034
BAB I
PENDAHULUAN
1.1   Latar Belakang Masalah
Dalam era globalisasi saat ini,setiap perusahaaan dihadapkan pada suatu persaingan yang semakin ketat.Hal ini dikarenakan munculnya pasar bebas dunia yang pada gilirannya akan mengakibatkan meningkatnya persaingan di pasar internasional.
Perkembangan teknologi dan pengetahuan menyebabkan berkembangnya dunia perindustrian, baik jasa maupun industri manufaktur.Untuk mampu bersaing dan menjadi pemenang, perusahaan dituntut melakukan pengembangan dalam bisnis.Perusahaan harus mengetahui dengan jelas kebutuhan dan keinginan konsumen.sehingga perusahaan dapat mampu memberikan pelayanan yang terbaik pada konsumen.
Semua institusi, baik swasta maupun pemerintah menghadapi masalah dan keinginan yang sama,yaitu pelayanan yang berkualitas.Perusahaan dituntut untuk meningkatkan perlakuan dalam pelayanan kualitas yang berfokus pada konsumen.Analisis kesenjangan antara perfoma pelayanan yang di harapkan  konsumen secara aktual yang mereka rasakan , dapat membantu perusahaan dalam mengetahui hal-hal apa saja yang perlu di tingkatkan.
Ketidakpuasaan konsumen terhadap kualitas pelayanan yang di berikan perusahaan sangat berpengaruh.Dengan demikian perusahaan harus melakukan penilaian terhadap kualitas pelayanan dengan membandingkan pelayanan yang diberikan kepada konsumen. Metode servqual yaitu suatu metode untuk mengukur kualitas pelayanan berdasarkan lima dimensi kualitas.Melalui servqual , dapat di ketahui kesenjangan yang terjadi antara kualitas pelayanan yang diharpkan dengan kualitas pelayanan yang di tarima konsumen.
1.2   Perumusan Masalah
Kepuasaan pelanggan merupakan suatu proses mengumpulkan data feed back pelanggan. Dengan adanya proses ini maka perlu adanya adanya analisa kepuasaan pelanggan, diamana mengatur bagaimana parameter dan variable yang akan diukur.Sehingga hasil yang akan dicapai tepat dengan sasaran dan tujuan perusahaan, yakni untuk mengetahui sejauh mana keterimaan barang/jasa yang diberikan kepada pelanggan.
Dalam hal ini maka permasalahannya adalah bagaimana menentukan perhitungan kepuasaan pelanggan dengan cara yang tepat dan relevan dengan kondisi internal dan eksternal perusahaan. Dengan adanya analisa kepuasaan pelanggan ini angka pengukuran bisa dikuantitatif dan diterapkan pada perilaku pelanggan. Ketidakmampuan perusahaan dalam memberikan pelayanan dengan kualitas terbaik bagi para konsumennya dapat menimbulkan akibat yang fatal, yaitu tidak sesuainyya permintaan konsumen.Dengan  pengukuran kualitas pelayanan , perusahaan dapat mengetahui kemampuan kerja karyawannya, kebutuhan dan keinginan konsumen sehingga perusahaan dapat menyusun cara untuk meningkatkan pelayanannya.

1.3   Pembatasan Masalah
Adapun batasan masalah yang dilakukan adalah sebagai berikut :
1.Penelitiaan dilakukan di PT. NGK Ceramics Indonesia
2.menganalisa kesenjangan kualitas pelayanan yang terjadi akibat perbedaan kualitas      pelayanan yang diberikan oleh perusahaan dengan kualitas pelayanan yang diharapkan konsumen, serta bagaimana mengakibatkan kualitas pelayanan di PT. NGK Ceramics Indonesia
3. Pelanggan yang diberikan adalah 25 pelanggan
4.Alat analisis yang dipergunakan adalah : metode servqual
1.4 Tujuan Dan Manfaat penelitian
                1.4.1 Tujuan Penelitian
                                Tujuan diadakan penelitian ini adalah sebagai berikut:
1.Mempelajar dan mengkaji teori konsep kualitas pelayanan,kaitannya pada kepuasaan konsumen dengan pendekatan metode servqual
2.Menganalisa Kesenjangan Kualitas Pelayanan dengan :
a)Mengidentifikasi kebutuhan dan keinginan konsumen terhadap pelayanan   
perusahaan.
b)Mengidentifikasi tingkat harapan konsumen tehadap kualitas pelayanan perusahaan.
c)Mengukur tingkat kepuasaan konsumen terhadap kualitas pelayanan perusahaan.
d)Mengukur kesenjangan antara tingkat harapan dan tingkat kepuasaan konsumen terhadap kualitas pelayanan perusahaan.
3.Mengidentifikasi aspek aspek kualitas pelayanan yang diberikan oleh PT. NGK Ceramics Indonesia.
4.Untuk memberikan masukan kepada bagian pemasaran mengenai peluang perbaikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada konsumen.
                1.4.2 Manfaat Penelitian
Manfaat dari penelitian ini, penulis berharap memberiikan kontribusi kepada berbagai pihak,diantaranya :
1.Bagi penulis
menambah wawasan dan pengalaman serta dapat membandingkan antara materi yang diperoleh dalam perkuliahan dengan keadaan  sebenarnya dilapangan.
2.Bagi perusahaan
Dengan hasil penelitian ini diharapkan masukan dan saran pemikiran bagi perusahaan untuk meningkatkan kinerja perusahaan.
3. Bagi pembaca
Dengan ditulisnya penelitian ini dapat memberikan wawasan tentang metode analis pelayanan kepada konsumen yang bisa diterapkan disuatu perusahaan.
1.5   Metode Penelitian
Metode pemecahan masalah yang digunakan dalam penulisan tugas akhir skripsi sebagai berikut:
        1.Studi Pustaka
Menggunakan buku-buku yang berkaitan dengan kepuasan pelanggan, pelayanan dan perilaku sebagai referensi penunjang.
2.Penelitian Lapangan
·         Metode observasi lapangan, merupakan proses pengamatan langsung dalam lapangan. Metode ini lebih objektif karena hasil yang di dapat teratur dan sesuai dengan sistem yang berlaku.
·         Teknik pendekatan kualitas, mengandakan penelitian secara langsung kepada proses yang ada sehingga mengetahui  dengan jelas permasalahannya.
·         Wawancara , dilakukan dengan berkomunikasi langsung tanya jawab dengn pihak yang terlihat dan memberikan kusioner kepada konsumen sehingga mengetahui kelebebihan dan kekurangan dalam masalah pelayanan kualitas.
1.6   Sistematika Penulisan
Bertujuan agar tulisan ini dapat lebih mudah dan jelas dalam membahas serta menganalisa permasalahan yang menjadi topik utama , maka tulisan ini di susun berdasarkan suatu sistematika penulisan yang secara garis besar dapat digambarkan sebagai berikut :
BAB I   : PENDAHULUAN
Berisi gamabaran utama yang terdiri dari latar belakang masalah, identifikasi masalah, pembatasan masalah ,tujuan dan manfaat penelitian , metode pengambilan data , metode penulisan tugas akhir.
       BAB II  :LANDASAN TEORI
Berisi tujuan tentang pengantar teori yang merupakan suatu hasil studi pustaka sebagai                landasan yang akan digunakan untuk menunjang penelitian , pemecahan masalah serta     penulissan tugas akhir ini.
       BAB III : METODOLOGI PENELITIAN
Menerangkan langkah-langkah dan prosedur penelitian untuk memberikan gambaran      bagaimana penelitian dilakuakan dan kerangka berpikir yang digunakan untuk mengkaji masalah.
BAB IV : PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN DATA
Berisi data –data yang relavan dengan tujuan studi baik data yang diperoleh dari perusahaan dan selanjutnya digunakan dalam proses pengolahan data.
BAB V  :ANALISA HASIL PENELITIAN
Bagian ini memuat kajian yang komprehensif terhadap hasil yang diperoleh dari aktivitas pengeumpulan dan pengolahan data, dan selanjutnya digunakan untuk perumusan alternatif strategi yang dibuat.
BAB VI : KESIMPULAN DAN SARAN
Bagian hasil penulisan ini merupakan rangkuman dari hasil penelitian secara keseluruhan serta saran – saran yang  di anggap di berikan untuk perkembangan perusahaan pada masa yang akan datang.